Business Practice

Developing Entreprenurial Mindset 





Kamis 28 April 2016, STMIK ASIA kembali mengadakan sebuah acara Seminar di Hotel Kartika Graha. Acara tersebut menghadirkan 3 Pembicara ahli dalam bidangnya :
Ong Eric Yosua, S.E.,    Entrepreneurship ,
M. Arief Budiman,        Passion
Tanadi Santoso, MBA.  Innovation
Seminar akbar tersebut di hadiri oleh para mahasiswa business practice 4 dan masyarakat umum pun antusias dalam mengikuti seminar tersebut.








Innovation
       Hal yang mnurut saya menarik yang telah disampaikan Bapak Tanadi Santoso ,seperti gambar diatas orang akan berebut untuk naik kepuncak ,Ketika sudah mencapai puncak mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan,apakah mereka akan kembalik turun lewat jalan yang curam td atau akan terjuan kedalam air takut.Adapaun orang perlu waktu lama sampai mereka terjun ke air dan ada juga yang langsung untuk terjun.
ketika orang yang takut tadi sudah terjun ke air,orang itu akan merasa ingin mengulangi nya lagi dan lagi .
        Ini mirip seperti menawarkan sesuatu kepada seseorang ,jika kamu merasa takut dan salah maka kamu tidak akan pernah belajar..kunci sukses seseorang adalah berani untuk sukses dan suskses dimulai dari kebiasaan.

        "Jika Seorang menjadi penyapu jalanan,ia haruslah menyapu jalan seperti Michaelangelo melukis,
utau Beethoven menyusun musik atau Shakespeare menulis.Dia Harus menyapu jalan dengan baik sehingga semua penghuni surga dan bumi akan berhenti sejenak untuk mengatakan,
       "Disini ada penyapu jalanan hebat yang telah melakukan perkerjaan nya dengan sangat baik"



Pembicara : 
Ong Eric Yosua, S.E.,    Entrepreneurship ,
M. Arief Budiman,        Passion
Tanadi Santoso, MBA.  Innovation
Written : Dian Rahmadi
STMIK ASIA MALANG 

Retail Banking 

Tahapan Recuitment 

Pegawai



Pengertian :

         Bank (pengucapan bahasa Indonesia: [bang]) adalah sebuah lembaga intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal sebagai bank note. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti tempat penukaran uang
      Perbankan adalah lembaga keungan yang berperan sangat vital dalam aktivitas perdagangan internasional serta pembangunan nasional. Pada dunia ekonomi modern saat ini, masyarakat sangat bank minded.
             Di dalam bisnis (funding) nasabah menaruh kepercayaan kepada sebuah bank dimana mereka hanya akan menyimpan uang mereka di bank yang mereka percaya
           Sebaliknya, dalam bisnis Lendingbank yang menaruh TRUST kepada nasabah bahwa nasabah memiliki kemampuan untuk mengembalikan uang yang mereka pinjam

Jenis Bank:

  1. Bank Sentral
          suatu institusi yang bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga atau nilai suatu mata uang yang berlaku di negara tersebut, yang dalam hal ini dikenal dengan istilah inflasi atau naiknya harga-harga yang dalam arti lain turunnya suatu nilai uang.
  2. Bank umum
         Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah yang kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran
  3. Bank Perkreditan Rakyat (BPR).
       Lembaga keuangan bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dan menyalurkan dana sebagai usaha BPR.
  4. Bank Syariah
        Bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan PrinsipSyariah dan menurut jenisnya terdiri atas BankUmum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat SyariahBank Umum Syariah adalah Bank Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Hal yang menarik kerja di bank ?

  1. Life Time Relantionship ,seluruh bagian dari siklus hidup manusia dapat dilayani oleh bisnis costumer banking
  2. Sistem Komplek paling aman (BI,OJK,LPS,Asuransi)
  3. Gaji dan Kesejahteraan Terjamin
  4. Berbagai Program menghasilkan intensif
  5. Jenjang karing terbuka
  6. Care Terhadap Penampilan,Komunikatif dan percaya diri

Status Karyawan di Bank

  1.  Magang Ã  dari mahasiswa, jika perusahaan memerlukan
  2. Outsourcing Ã  rekrut pegawai dari pihak ketiga pasti ada potongan
  3.  Kontrak Ã  kontrak awal (6 bulan atau lebih)
  4. Tetap Ã  sebelumnya ada proses test / uji kelayakan

Proses Perekrutan Pegawai Bank dan umum:

  1. Job Fair
  2. Tahap 1 Psikotes Internal
  3. Tahap 2 Tes tulis
  4. Tahap 3 Interview
  5. Tahap 4 Interview 2
  6. Tahap 5 Psikotes Eksternal
  7. Tahap 6 Interview 3
  8. Tahap 7 Tes Kesehatan
       Kebanyakan orang memiliki impian untuk dapat bekerja di sebuah Bank.  Apa yang membuat mereka tertarik untuk bekerja di bank, jawabannya sebenarnya mudah mereka melihat fasilitas yang menggiurkan, serta pegawai bank selalu berpenampilan menarik di depan nasabahnya.  Pegawai laki-laki menggunakan kemeja dan berdasi sedangkan pegawai perempuannya menggunakan setelan blazer, sangat menarik bukan?

    Jika anda merupakan salah satu orang yang tertarik untuk dapat bekerja di Bank, maka pada saat tes wawancara anda memerlukan persiapan khusus tentunya.  Ada beberapa contoh pertanyaan yang biasanya diberikan oleh pewawancara kepada calon pegawainya.  Diantaranya adalah :

1. Ceritakan tentang diri anda
      Pertanyaan ini sering muncul di saat pertama memulai tes wawancara.  Uraikanlah segala sesuatu tentang diri anda sendiri.  Karir serta pengalaman yang telah anda miliki sebelumnya, prestasi yang pernah anda raih selama ini, hobi, merupakan jawaban yang bisa anda berikan kepada pewawancara. 
2. Mengapa anda berhenti dari pekerjaan anda sebelumnya?
       Berikan jawaban yang positif kenapa anda berhenti dari pekerjaan anda sebelumnya.  Jika memang pada kenyataannya anda berhenti karena ada permasalahan dengan perusahaan atau kantor maka hal ini tidak perlu diceritakan.  Berikan jawaban yang sederhana tapi berbobot, misalnya anda ingin mencari kesempatan kerja yang lebih baik atau bahkan anda ingin melakukan sesuatu yang lebih baik dalam karir anda.

3. Apa pengalaman anda selama ini?
     Berikan jawaban lebih spesifik mungkin tentang keahlian yang anda miliki dalam bidang yang sedang anda lamar.  Jika anda memang baru pertama kali melakukan tes wawancara kerja dan belum memiliki pengalaman sama sekali maka jawaban yang bisa anda berikan adalah "saya belum memiliki pengalaman sama sekali karena saya baru saja menyelesaikan jenjang pendidikan saya.  Akan tetapi dengan memberi kesempatan saya untuk ikut  bergabung, maka memungkinkan saya untuk mempelajari bisnis anda dari bawah ke atas".

4. Berapa jam dalam seminggu anda bekerja?
   Berikan jawaban yang baik untuk menjawabnya, misalnya saja " Saya bekerja selama berjam-jam serta dengan waktu yang panjang.  Dengan adanya tambahan waktu ini maka saya lebih bisa menyelesaikan setiap tugas yang sedang saya kerjakan".
5. Berapa gaji yang anda inginkan?
    Untuk masalah gaji, ini cukup sensitif jenis pertanyaannya.  Pertanyaan ini memang tampak mudah namun sulit untuk menjawabnya.  Berikan senyuman kepada pewawancara sambil memberikan jawaban dengan bertanya kembali kepada pewawancara berapa kisaran gaji pada posisi ini. Biasanya dari pihak perusahaan akan memeberikan gambaran kisaran gaji yang anda tanyakan. Jika hal ini tidak ada jawaban maka anda bisa menanyakan detail pekerjaan yang akan anda jalaninya nantinya.  Di sisni anda baru bisa memperkirakan gaji yang anda harapkan  plus tunjangan tunjangan lain. Ingat bahwa ini hanyalah kisaran saja, jadi alangkah baiknya anda terlebih dahulu harus tahu kisaran gaji untuk posisi anda saat ini.
Itulah beberapa contoh pertanyaan yang biasanya muncul pada tahap tes wawancara, Semoga dari uraian diatas bisa bermanfaat dan sukses menyertai anda selalu



.......................................................................
STMIK Asia Malang
Perti Asia MAlang
Tamu     : MUTIA AMANATILLAH TASYA, S.I.K
Written   :  Dian Rahmadi
.......................................................................

Business Practice 4 STIMIK ASIA MALANG


PERBEDAAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR, RETAIL , DAN JASA


Perusahaan Dibagi Menjadi Beberapa
1.Manufaktur
2.Retail
3.Jasa

Perbedaan  :

Manufaktur : Best Practice
suatu industri yang mengaplikasikan peralatan dan suatu medium proses untuk transformasi bahan mentah menjadi barang jadi

Retail        :Medium Practice
suatu perusahaan Yang melakukan Transaksi Jual Beli
Sebagai Contoh : Indomaret Alfamaret

Jasa         : Medium Practice
Suatu perusahaan Yang Bergerak Dibidang Jasa
contoh : Tki jne ,Pos ,Pengacara

Mari kita bahas yang pertama

Manufaktur
Method yang Digunakan Pada Perusahaan manufaktur ::
Ada delapan pemborosan yang didentifikasikan dalam Total Production System (TPS) dan selalu terus menerus dicari untuk dikeluarkan dari prosesnya, yaitu:

1. Produksi berlebih (over-production)->fitur, packaging, cetak laporan
2. Waktu menunggu -> mesin rusak, persetujuan, 
3. Transport yang tidak diperlukan-> pindah material, dokumen
4. Pemprosesan berlebih (inefficient processes) -> entry  data berulang, alat sudah tidak memadai,  
5. Inventori berlebih -> produksi tidak sesuai permintaan
6. Gerakan yang tidak diperlukan mencari informasi, menata barang, berjalan foto copy
7. Produk defect

8. Kreativitas karyawan yang tidak digunakan

Dalam TPS dikenal adanya istilah 3M (Muda, Mura, Muri) yang harus dihilangkan. 
- MUDA artinya aktifitas yang mubazir atau tidak memberikan nilai 
  tambah. 
- MURA artinya melakukan pekerjaan tidak sesuai prosedur atau 
  semrawut. 
- MURI artinya bekerja tidak sesuai beban seharusnya.

Karateristik
1. Ada proses pengolahan bahan baku (row material, 
    barang dalam proses) menjadi produk
    KSF: Pemilihan bahan, manajemen kualitas, EPE

2. Setiap work station akan mengkonsumsi biaya
    KSF: Mengerjakan aktivitas yang bernilai tambah

3. Revenue ditentukan oleh “Keunggulan kompetitif” 
    perusahaan dalam menghasilkan produk

    KSF: Kapasitas dan jumlah produk yang diproduksi


Contoh Simulasi Produksi


Retail

Karakteristik Industri Retail
1. Perusahaan membeli barang untuk dijual kembali
    KSF: Delivery In Full On Time Error Free (DIFOTEF) -> Persediaan

2. Kesuksesan perusahaan ditentukan oleh distribusi
    KSF: Coverage, Spreading, dan Penetrasi (CSP); Display, Biz 
     Inteligen

3. Revenue ditentukan oleh “saluran distribusi” 
    yang digunakan perusahaan
    KSF: Struktur, Sistem, dan Strateg distribusii


Kriteria Pemilihan Saluran Distribusi
1. Memiliki jaringan distribusi yang luas.
2. Memiliki kapasitas keuangan
3. Memiliki armada pengiriman dan penjualan
4. Memiliki cakupan area yang luas
5. Memiliki pengalaman dalam mendistribusikan 
    produk sejenis
6. Memiliki tingkat layanan yang baik
7. Mempunyai kemampuan, reputasi dan sejarah prestasi 
    perantara yang baik


Jasa

Karakteristik Industri Retail
1. Perusahaan menjual jasa pelayanan (bukan barang)
    KSF: fisik, reliabilitas, responsibility, jaminan, dan empathy.

2. Kesuksesan perusahaan ditentukan oleh kualitas 
    layanan yang diterima pelanggan
    KSF: ekspektasi harus sama dengan realisasi

3. Revenue ditentukan oleh “people” yang digunakan 
    perusahaan
    KSF: Kepuasan karyawan






Pengisi tamu kuliah 
Dr. David Sukardi Kodrat, MM., CPM
Written 
Dian Rahmadi Putra
Kuliah
STIMIK ASIA MALANG